Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Teh Ati Sosok Alumni IPB Yang Baik dan Ramah

GANDENKU.COM | Sosok - Alumni IPB yang satu ini merupakan orang yang baik dan ramah yang pernah saya kenal. Ia adalah sosok yang supel dan tidak membedakan siapa teman bicaranya. Hari ini kebetulan melintas sebuah berita di beranda google ketika saya mencari informasi yang lain, penasaran dengan beritanya.Meskipun ini berita tahun 2008 atau 12 tahun yang lalu, asli pas baca sangat menarik sosok teteh yang satu ini. Berikut berita tentang sosok teteh yang baik ini yang saya ambil dari webnya kangsanusi.com.SEBAGAI wanita yang bergerak dibidang jasa kontruksi (konsultan kontruksi), Ati sapaan akrab wanita berusia 40 tahun dengan nama lengkap Ir Ati Hartati, M.Si tidak menyesal konsen di dunia usaha ini sejak usia 22 tahun. Sebab, dari 7000 pengusaha di bidang jasa kontruksi, kaum wanita tidak 5 persennya se-Indonesia yang bergelut dan memegang kendali perusahaan semacam ini.Kental dengan keluarga guru, Ati yang asli orang Serang ini rela melepaskan bayang-bayang keluarganya yang cenderu…

JADILAH SEPERTI NABI YUSUF

Jadilah seperti Nabi Yusuf A.S, seorang manusia pilihan yang memiliki keyakinan yang kuat dalam membangun sebuah peradaban. Ia adalah seorang Bani Israil yang kala itu merupakan kasta kedua atau kasta yang lebih rendah dibandingkan dengan bangsa Mesir, ia juga adalah seorang Napi karena suatu sebab dan ia pula adalah seorang budak yang biasa dianggap rendah oleh para majikannya. Namun apa yang terjadi dengan hingar-bingar 'yang merendahkan' Nabi Yusuf tersebut. Justru ia mampu meyakinkan bangsa Mesir hanya dengan modal ucapan yang jujur yaitu dengan mengajak masyarakat Mesir untuk menanam Gandum selama 7 tahun, suatu waktu yang tidak sebentar melainkan waktu yang panjang dan melelahkan.

Ajakan Nabi Yusuf ini sebagaimana Allah sampaikan dalam Al Qur'an Surat Yusuf ayat 47 yang artinya : "Dia (Yusuf) berkata "Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa; kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan tangkainya kecuali sedikit yang kamu makan". Ini sebuah ajakan yang sangat berat bagi siapapun dan sangat sulit untuk diterima dengan akal yang biasa-biasa saja. Bayangkan bagaimana mungkin setelah menanam justru hasilnya tidak boleh dipanen untuk dijual namun justru dibiarkan saja dalam tangkai tersebut dan hanya beberapa gandum saja untuk dimakan.

Keberhasilan Nabi Yusuf meyakinkan bangsa Mesir yang kala itu sebagai bangsa yang Superior tidak lain karena ia melandasi segala sesuatunya dengan niat dan keyakinan bahwa Allah SWT senantiasa bersamanya,  dan ia senantiasa meyakini bahwa Allah tidak akan pernah diam dalam melakukan seruannya walaupun itu sangat berat dan mustahil dapat dilakukan kala itu.

Keberhasilan ini merupakan sebuah bentuk proyek yang berhasil yang telah Allah SWT gambarkan dalam Al Qur'an, ibrohnya (pelajarannya) bagi kita sebagai manusia yang hidup saat ini adalah bahwa segala sesuatu haruslah menjadikan Allah SWT di atas segalanya, jangan lemah dan takut dalam menghadapi segala rintangan dan tantangan. Karena keyakinan yang kuat akan memberikan keberhasilan yang nyata dalam mengarunginya sebagaimana Nabi Yusuf yang telah membuktikannya. Maka untuk itulah dalam menghadapi keadaan dan kondisi yang kita hadapi jadilah diri kita seperti Nabi Yusuf. Wallahualam. (Ganden Arkadi/Sepenggal bekal dari hari Selasa#1)

Postingan Populer