Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Franco Fotana, Warga Italia Yang Berjuang Untuk Palestina

GANDENKU.COM | Dunia Islam - Dia adalah seorang Warga Italia asli bernama “Franco Fontana" bertempur bersama Palestina melawan tentara pendudukan selama 22 tahun.Dia menjual semua properti ayahnya di-Italia, Palermo pada tahun 1975, dan menyumbangkn ke kamp-kamp Palestina.Dia bergabung dalam setiap pertempuran bersama muslim Palestina lainnya dan dikenal karena akurasinya dalam menggunakan roket Katyusha.Dia masuk Islam dan mengubah namanya menjadi "YOUSSEF IBRAHIM" dan meninggal pada tahun 2015 di Lebanon.Meninggalkan surat wasiat dimana dia menulis, "Saya mungkin mati dan tidak melihat PEMBEBASAN PALESTINA, tetapi anak atau cucu saya pasti akan melihat kemerdekaannya"

PDIP Klaim Menang Pemilu Luar Negeri Di Negara Yang Belum Mencoblos

JAKARTA [GOL] - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam rilisnya yang diterima Tempo, Rabu 2 April 2014 mengklaim menang telak di Taiwan, Thailand dan Swedia. Sayangnya, partai berlambang banteng itu harus menanggung malu. Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa pemilu di negara-negara tersebut belum digelar.

“Yang bisa saya konfirmasi, di tiga tempat tersebut belum digelar pemungutan suara legislatif,” tegas Ketua KPU Husni Kamil Manik saat ditemui, Rabu.

Husni menjelaskan, baru delapan titik di luar negeri yang menyelenggarakan pemilu. Antara lain Hong Kong-Makao, Beijing (Cina), Shanghai (Cina), Kopenhagen (Denmark), Santiago (Cile), dan Sau Paulo (Brasil), yang digelar pada 30 Maret atau pada hari libur.

Sedangkan di jadwal KPU, ketiga negara yang dimaksud PDIP tersebut baru akan melaksanakan pemilu pada 5-6 April mendatang. "Kalau pun ada pemilu, penghitungan suaranya baru pada 9 April nanti," katanya.

Sebelumnya, PDIP mengklaim menang telak di sejumlah negara yang sudah menggelar pemungutan suara. Klaim itu didasarkan pada pantauan dan penghitungan cepat di luar negeri oleh Media Centre PDIP.

"Hasil untuk PDI Perjuangan, Taiwan 60 persen, Thailand 73 persen, dan Swedia 50 persen," demikian kutipan dari rilis yang diterima, Rabu, 2 April 2014.

Sumber : suaranews.com

Postingan Populer