Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017
DAFTAR NAMA DONATUR BULAN NOPEMBER 2020 : (01/11) Ulekin : 90.850 (02/11) Sutan Matani : 500.000 (13/11). Siti N : 1.200.000 (13/11) Syahrir : 500.000 (19/11) Arkadigital : 414.741 JUMLAH :Rp. 2.705.591 DONASI PEDULI BANJIR : (04/12) Siti N : 500.000 (04/12) Arkadigital : 300.000 Jumlah : 800.000 TOTAL DONASI : 3.505.591    

Unggulan

Hikmah Dalam Wafatnya Ulama

GANDENKU.COM | Hikmah - Kita semua mengakui bahwa wafatnya ulama adalah sebuah musibah bagi umat Islam. Karena ulama adalah pewaris Nabi. Wafatnya ulama berarti hilangnya pewaris Nabi. Wafatnya ulama adalah musibah bahkan ditegaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi sallam dalam sabdanya : مَوْتُ الْعَالِمِ مُصِيبَةٌ لا تُجْبَرُ ، وَثُلْمَةٌ لا تُسَدُّ , وَنَجْمٌ طُمِسَ ، مَوْتُ قَبِيلَةٍ أَيْسَرُ مِنْ مَوْتِ عَالِمٍ  “Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan, dan sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam. Meninggalnya satu suku lebih mudah bagi saya daripada meninggalnya satu orang ulama” (HR al-Thabrani dalam Mujam al-Kabir dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dari Abu Darda’). Sebagai musibah dalam agama yang diibaratkan oleh Nabi laksana bintang yang padam, wajar bila kita bersedih ditinggal wafat seorang ulama. Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi sallam sendiri menyatakan bahwa tidak bersedih dengan w

Ada Apa dengan Surat Al Maidah 51?

Meskipun Di Kandang Sendiri, Dengan Dukungan Full AhokTidak Berkutik

Serangan Menohok Anies Baswedan, Membuat Ahok 'Kelimpungan'

Haruskah Menuggu Tua Untuk Menjemput Surga ?

Membangun Keluarga Harmonis

Belajarlah Tentang Keteguhan Saat Ini

Apa Khabar Cinta ?

Bahasa Cinta Dari Si Kecil Buah Hati Kita

Mengenal Kedzholiman, Kemiskinan dan Kesombongan

Bekerjalah Kita Karena Keikhlasan

Jangan Pernah Remehkan Uang Tunai di Dompetmu

Sekawan Angsa Pemberani

Amal Yang Tidak Di Sangka-Sangka

Dahulukan Yang Abadi Daripada Yang Fana

Membangun Kesadaran Berprinsip

Ketika Hati Bicara

Komedian Dalam Gerbong Kereta

Sebaiknya Saling Memahami Bukan Minta di Pahami

Buta Mata Tapi Tidak Buta Hati

Orang Kaya Ketemu di Kedai Makan

Cerita Pilu Asap Sate Keluarga Miskin