Langsung ke konten utama
DAFTAR NAMA DONATUR BULAN NOPEMBER 2020 : (01/11) Ulekin : 90.850 (02/11) Sutan Matani : 500.000 (13/11). Siti N : 1.200.000 (13/11) Syahrir : 500.000 (19/11) Arkadigital : 414.741 JUMLAH :Rp. 2.705.591 DONASI PEDULI BANJIR : (04/12) Siti N : 500.000 (04/12) Arkadigital : 300.000 Jumlah : 800.000 TOTAL DONASI : 3.505.591    

Unggulan

Nikmati Sensasi Makan Sate Bandeng Dengan Sambal Honje

 

Pelajaran Dari LPDP : Bagian Penutup

GANDENKU.COM | LPDP - Saya mengikuti kegiatan LPDP tidak hanya pada saat seleksi. Beberapa kali saya diundang ke Lapangan Banteng untuk memberikan masukan terhadap mekansime seleksi yang terus disempurnakan; bersama beberapa senior akademisi seperti dari ITB, IPB atau UI yang saya sangat kenal kredibilitasnya.
Diskusi sangat terbuka dan saya menyaksikan bagaimana profesionalisme BoD untuk menerima berbagai kritik dan masukan. Tidak semua institusi publik melakukan hal yang sama dalam proses bisnisnya.

Saat ini Pemerintah sedang menggodok legislasi yang lebih kuat untuk eksistensi LPDP ke dapan. Saya sangat berharap profesionalisme yang ada terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dalam beberapa tahun terakhir kampus-kampus besar di Indnonesia didatangi oleh kantor-kantor internasional universitas rangking atas di Australia, Eropa dan AS.
Demikian pula apabila kami dari kampus berkunjung ke sana,secara langusng mereka mengatakan mohon rekomendasikan lulusan atau staf muda kami untuk melanjutkan studi ke sana, karena LPDP sudah memfasilittasi hal ini.

Tentu tak ada gading yang tak retak. LPDP perlu mengevaluasi lebih intensif lulusan yang sudah dibiayai: bagaimana prestasinya? dimana mereka sekarang? Tentu juga dana riset yang sudah dikucurkan; dipersyaratkan sudah pada tahap ujung, apakah sudah didiseminasikan kepada masyarakat?

Saya percaya teman-teman LPDP bekerja dengan hati, setidaknya saat pertama kali saya menyeleksi ke Medan, tidak saengaja duduk di sebelah Dirut LPDP, di kursi kelas ekonomi promo. Tidak banyak pengabdi di institusi publik yang benar kerja.

Oleh : Prof. Muhammad Firdaus
Guru Besar IPB

Sumber : Republika


BAGIAN 1 | BAGIAN 2 | BAGIAN 3 

Komentar


Postingan Populer