Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Semangat BerQurban, bisa menjangkau Seluruh Pelosok Negeri

GANDENKU.COM | Ayo Qurban - JPRMI sebagai organisasi kepemudaan masjid yang memiliki jaringan lebih di 20 propinsi di Indonesia. Tahun ini bekerjasama dengan ACT melaksanakan penggalangan dan pemotongan Hewan Qurban. 
Untuk itu kami mangajak masyarakat yang akan menyalurkan Kurbannya melalui JPRMI dapat dilakukan dengan melakukan klik pendaftaran online di bawah ini : 
https://www.globalqurban.com/agen/gandenku17FWe 
Untuk informasi berkaitan dengan program Qurban bisa hubungi kami di wa.me/6287782050919

MELIHAT SALMON MUDIK DI BONNEVILLE DAM


GANDENKU.COM | Renungan - Fenomena mudik Lebaran diartikan berbagai macam mulai dari rekreasional sampai spiritual. Sebagai environmentalis, melihat jutaan manusia mudik, saya selalu teringat peristiwa ikan-ikan salmon mudik (salmon run) di Bonneville Dam, Oregon, sewaktu saya belajar di Oregon State University, Corvallis tahun 1982.

***
Musim gugur, dedaunan oak dan Canadian maple mulai berubah merah kuning di hutan dan pinggir jalan menuju Bonneville Dam, Oregon. Dari kota kecil Corvallis, kami meluncur di Highway 5 ke utara, kearah Portland, lalu berbelok ke timur ke Highway 84.

Kami menyusur Columbia River Gorge yang amat indah, melewati kota-kota kecil : Latourell, Bridal Veil, Horsetail Falls, Dodson dan berhenti di Bonneville State Park. Kota –kota Amerika Barat itu sepi namun khas seperti kota-kota di film cowboy. Sepanjang jalan terdengar musik country pada hampir semua frekuensi radio mobil.

Suara Willie Nelson : “On the road again. I just can’t wait to get on the road again. The life I love is makin’ music with my friends. And I can’t wait to get on the road again. On the road again. Goin’ places that I’ve never been. Seein’ things that I may never see again. And I can’t wait to get on the road again’’

***
Kami kunjungi Bonneville Dam dan sekitarnya untuk melihat salmon mudik atau ketika ikan –ikan salmon bermigrasi dari Lautan Pasifik melewati sungai-sungai sekitar negara bagian Oregon, Idaho dan Washington. Dam yang dibangun tahun 1938 itu pada tahun 1993 dilengkapi dengan tangga ikan (fish ladder) untuk memudahkan ikan-ikan salmon melompat melewati jeram.


Mereka kembali ketempat mereka lahir di hulu sungai yang berkerikil (gravel bed) di hutan-hutan di Columbia-Snake River untuk kawin, memijah, bertelur dan mati. Hanya sebagian kecil yang bisa kembali ke lautan lagi untuk melanjutkan hidupnya. Setahun kemudian, ketika musim gugur tiba (September-November) salmon akan kembali lagi. Siklus hidup mereka diatur oleh kuasa Tuhan melalui alam dan mekanisme tubuhnya.

Inilah siklus kehidupan salmon, dimulai ketika induknya bertelur di sungai. Setelah menetas, mereka bertahan hidup dengan kantong nutrisi khusus (yolks) berasal dari dalam telur. Ikan salmon muda (smolts) menghabiskan waktu sekitar satu tahun di sungai berair dingin, jernih, kaya oksigen sebagai ikan air tawar.

Menjelang dewasa, mereka menuju lautan untuk mendapatkan makanan yang lebih banyak dan pengalaman. Pada musim semi, jutaan ikan salmon mulai bermigrasi ke sungai ke laut menjadi ikan air asin--suatu transformasi fisiologis yang luarbiasa. Mekanisme genetik pada tubuhnya memungkinkan mereka untuk pindah habitat.

Mereka hidup di lautan selama empat sampai delapan tahun, sampai alam memanggil untuk memulai perjalanan berat penuh bahaya dan rintangan. Ikan ikan luarbiasa itu berduyun duyun mudik kembali ke tempat mereka lahir, menjadi ikan air tawar lagi. Ya, mudik !

Bagaimana jutaan ikan ikan ini melacak tempat lahir mereka kembali ? Salmon dilengkapi dengan beberapa alat navigasi untuk pulang ke rumah mereka. Sains menemukan bintik magnit (magnetit) dalam kepala salmon untuk melacak muara sungai tempat mereka lahir.

Setelah mencapai muara, salmon kemudian menggunakan daya penciuman yang amat tajam untuk membaui air sungai tempat menetas. Ikan salmon dapat mencium bau setetes air sungai asal dalam sejuta galon air laut !

Bau sungai itu telah tercetak (imprinted) dalam mekanisme. tubuh saat menetas. Kelompok salmon dari satu tempat pemijahan juga tidak akan tercampur dengan lainnya, lantaran bau pheromones atau zat kimia yang khas dipunyai oleh saudara-saudaranya.

***
Hari itu di Bonneville Dam, kami lihat ikan-ikan luarbiasa itu berlompatan melalui tangga ikan. Tubuh mereka liat kuat, sepanjang hampir 1 meter seberat 30 kg, berwarna agak kemerahan karena perubahan hormonal. Tangga itu semacam jalan tol untuk ikan yang dibangun pemerintah Oregon.Ikan salmon tak membayar untuk memakainya. Gratis.

Kemampuan mereka melompati jeram amat luar biasa. Seekor salmon bisa melompat setinggi 3 m. Mereka melompat lompat secara bertahap sampai setinggi 1500 m dari muara ke sungai asalnya, bahkan setelah perjalanan yang amat panjang. Ikan salmon jenis Chinook dan Sock Eye di Oregon berenang sejauh 1400 km dari laut lepas ke muara sungai Columbia-Snake.


Perjalanan mudik itu amat melelahkan, mereka harus melewati jeram arus deras, air terjun, bebatuan, menghindari terkaman beruang grizzly, gigitan lingsang (otter), berang berang (beaver) atau sambaran elang. Tujuan hanya satu : melawan semua tantangan untuk kembali ke asal. Selama perjalanan yang bisa memakan waktu satu sampai dua bulan, mereka tidak makan—berpuasa. Ya berpuasa, cuma minum air sungai.

Tangga ikan yang kami lihat di Bonnevile Dam mempermudah migrasi agar salmon tidak terlalu lelah dan menyimpan enerji untuk kawin (memijah). Dalam perjalanan mudik, banyak ikan-ikan mati sepanjang sungai di Oregon. Inilah yang sering disebut sebagai jalan kematian atau “death route”.

***
Namun kematian ikan-ikan itu tidak sia-sia. Di Amerika Barat Laut : Oregon, Idaho, dan Washington , ikan salmon adalah spesies kunci (key species) yang manfaatnya terhadap kehidupan lain dalam ekosistem lebih besar daripada biomassa mereka.

Kematian salmon dan bangkainya yang terurai mereka menyumbangkan nutrisi pada alam : nitrogen, sulfur, karbon, fosfor dan mineral yang mereka serap kedalam tubuh mereka di lautan akan ditransfer laut ke satwa liar daratan seperti lingsang, berang berang, beruang dan burung elang;!juga pada spesies dan organisme yang hidup di sungai serta ditepi sungai.

Semua mineral ini akan memperkaya kualitas air sungai yang kemudian memberi makan dan kekuatan pada ikan-ikan salmon generasi berikutnya, anak cucu mereka.

Diantara kuliah Fishery Economics di Oregon State University, dosen kami, Prof. Rettig bercerita : “ Perjalanan salmon dari lautan kembali ke tempat asal mengajari manusia tentang hidup, tujuan, dan upaya mengatasi rintangan. Perjalanan mudik ikan-ikan itu merangkum konsep : strength, purposefulness, and regeneration of life.

Hari itu, kami beruntung menyaksikan peristiwa salmon mudik. Sebelum pulang ke Corvallis, kami berhenti disebuah resto yang menyediakan steik salmon. Di resto itu, kehilangan selera makan ikan salmon, saya pesan hot dog dengan sosis panggang Jerman(bratwurst), yang entah apa isinya, kentang goreng dan Budweiser Light.

Poke Asril Darussamin Joe Garrison Dan Bowman Erina Azis Rizal Malik


Komentar


Postingan Populer