Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Franco Fotana, Warga Italia Yang Berjuang Untuk Palestina

GANDENKU.COM | Dunia Islam - Dia adalah seorang Warga Italia asli bernama “Franco Fontana" bertempur bersama Palestina melawan tentara pendudukan selama 22 tahun.Dia menjual semua properti ayahnya di-Italia, Palermo pada tahun 1975, dan menyumbangkn ke kamp-kamp Palestina.Dia bergabung dalam setiap pertempuran bersama muslim Palestina lainnya dan dikenal karena akurasinya dalam menggunakan roket Katyusha.Dia masuk Islam dan mengubah namanya menjadi "YOUSSEF IBRAHIM" dan meninggal pada tahun 2015 di Lebanon.Meninggalkan surat wasiat dimana dia menulis, "Saya mungkin mati dan tidak melihat PEMBEBASAN PALESTINA, tetapi anak atau cucu saya pasti akan melihat kemerdekaannya"

Mengenal Pola Kecurangan Dalam Pemilu 2019

GANDENKU.COM | Pemilu 2019 - Dalam pemilu akan selalu ada pihak yang ingin menang meskipun ia kalah. Berikut adalah beberpa pola kecurangan yang sering terjadi dan dilakukan.
KECURANGAN PILPRES
  • Merubah jumlah suara saat input data melalui server KPU sehingga data real count yang terpampang di web KPU akan berbeda dengan data asli yang ada pada C1 Plano atau Form C1.
  • Merubah jumlah suara bisa dilakukan dengan memenangkan Paslon yang Kalah dengan menambahkan jumlah suara 'siluman' sehingga paslon yang kalah menjadi menang.
  • Mengurangi jumlah suara pada paslon yang menang di setiap TPS, mengurangi jumlah suara dilakukan sebagai bentuk "kecurangan yang lembut" tujuannya adalah agar dalam benak masyarakat kata menang tetap pada paslon tertentu tapi masyarakat tidak sadar bahwa jumlah suaranya dikurangi. Coba kita bayangkan jika pada paslon yang menang setiap TPS dikurangi 10 suara saja meskipun tetap menang maka secara total suara ia akan berkurang sangat signifikan.
  • Menginput data yang Menang terlebih dahulu untuk Paslon yang kemungkinan besar kalah untuk menghasilkan data Real Count pada web KPU seolah-olah ia menang, tujuannya adalah agar masyarakat dibuat shock terlebih dahulu sehingga tidak peduli lagi. Saat masyarakat sudah merasa tidak peduli maka saat itulah paslon yang terindikasi kalah mulai melakukan "gerilya kecurangan" pada TPS yang kalah.
  • Menggunakan lembaga survey untuk mempengaruhi pikiran masyarakat tentang kekalahan, maka disinilah pola QC akan bermain peran dan selanjutnya pihak tim input data akan melakukan "penyesuaian" jumlah suara agar seiring dengan hasil QC.

KECURANGAN PARPOL & CALEG
  • Parpol yang suaranya tidak signifikan dan terindikasi akan terhempas secara nasional (tidak lolos Parliament Treshold) maka sangat mungkin ia akan "mentransfer" jumlah suara kepada partai yang lolos. Pola ini melibatkan pihak internal di tingkat kelurahan atau kecamatan.
  • Penggelembungan jumlah suara sebagaimana pola kecurangan pada Pilpres sangat mungkin terjadi di Parpol dengan cara kesalahan input data pada server KPU.
  • • Kecurangan Caleg dalam satu partai biasanya dilakukan dengan cara melakukan deal-deal untuk memindahkan jumlah suara caleg yang tidak signifikan pada caleg yang kurang suara. Pola ini biasanya dilakukan dengan membeli suara caleg yang kalah dalam satu partai. 

--------
PENGALAMAN 2009 :
Sebagai pengalaman di tahun 2009 saat melihat perhitungan suara di PPK (Panitia Tingkat Kecamatan). Saat itu terjadi keanehan antara data yang di input dengan hasil yang keluar. Untungnya saat itu ada Saksi PKS yang memprotesnya, sedangkan saksi Partai Lain mereka hanya bilang "ya" atau "setuju". Hasilnya setelah di protes oleh saksi PKS kita lakukan cek laptopnya, dan setelah di cek ternyata pola 'Word Excel' ada keanehan. Setelah diperbaiki maka penghitungan kembali normal.
-------
JADI siapapun bisa curang selama ada kesempatan dan peluang maka SIAPAPUN KITA saatnya partisipasi untuk antisipasi setiap kecurangan, karena kecurangan hanya akan membawa kehancuran.
Buat pelaku curang siapapun anda sebaiknya segera sadar diri karena anda sudah menjadi bagian dari pengkhianat negara dan kelak Allah SWT akan melaknat sebagai hukumannya.
DAN buat mereka yang tidak curang semoga Allah SWT memberikan kemulyaan pada kalian. Aamiin.
----
Jakarta, 19.04.2019
TGA

Komentar


Postingan Populer