Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Semangat BerQurban, bisa menjangkau Seluruh Pelosok Negeri

GANDENKU.COM | Ayo Qurban - JPRMI sebagai organisasi kepemudaan masjid yang memiliki jaringan lebih di 20 propinsi di Indonesia. Tahun ini bekerjasama dengan ACT melaksanakan penggalangan dan pemotongan Hewan Qurban. 
Untuk itu kami mangajak masyarakat yang akan menyalurkan Kurbannya melalui JPRMI dapat dilakukan dengan melakukan klik pendaftaran online di bawah ini : 
https://www.globalqurban.com/agen/gandenku17FWe 
Untuk informasi berkaitan dengan program Qurban bisa hubungi kami di wa.me/6287782050919

Kok Bisa Mahasiswi KKN Diminta Bergoyang Depan Aparat Pesta Miras

GANDENKU.COM | Mahasiswi KKN di Bali melapor ke kampus setelah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari warga Banjar Jabon. Sebanyak 21 mahasiswi tersebut dipaksa untuk menyanyi dengan bergoyang dan ‘menghibur’ aparatur desa yang sedang berpesta miras.

Mahasiswi pun meminta pihak kampus untuk memindah lokasi KKN karena tidak nyaman. Pesta miras tersebut digelar di Banjar Jabon, Bali pada hari Jumat (28/6).

Dilansir dari Tribunnews.com, karena kasus tersebut Camat AA Putra Wedana harus turun tangan untuk memediasi antar mahasiswi KKN dan aparat desa di lokasi KKN. Mediasi yang dilakukan tidak hanya melibatkan mahasiswa dan aparat desa, namun juga anggota Polsek Dawan dan Polres Klungkung.

Atas perlakuan tidak menyenangkan tersebut, Universitas mengambil keputusan untuk menarik mahasiswanya dan mencari lokasi penempatan KKN yang baru.

Di Selesaikan Secara Kekeluargaan

Saat dikonfirmasi, camat AA Putra Wedana menyampaikan bahwa permasalahan sudah dimediasi dan sudah selesai.

“Sudah dimediasi, saya hanya ngecek saja kesana. Sudah selesai itu (permasalahan),” ujar Putra dengan singkat.

Pihak perbekel Desa Sampalan Tengah, I Wayan Mudiarta menyampaikan bahwa masalah sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan hanya sebuah kesalahpahaman saja.

Pihak universitas menyampaikan sudah menarik seluruh mahasiswanya dari Banjar Jabon. Mahasiswa dievakuasi sembari menunggu penempatan di lokasi KKN baru.

Komentar


Postingan Populer