Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Semangat BerQurban, bisa menjangkau Seluruh Pelosok Negeri

GANDENKU.COM | Ayo Qurban - JPRMI sebagai organisasi kepemudaan masjid yang memiliki jaringan lebih di 20 propinsi di Indonesia. Tahun ini bekerjasama dengan ACT melaksanakan penggalangan dan pemotongan Hewan Qurban. 
Untuk itu kami mangajak masyarakat yang akan menyalurkan Kurbannya melalui JPRMI dapat dilakukan dengan melakukan klik pendaftaran online di bawah ini : 
https://www.globalqurban.com/agen/gandenku17FWe 
Untuk informasi berkaitan dengan program Qurban bisa hubungi kami di wa.me/6287782050919

Mobil Dinas Salah Pakai, Semoga Tidak Terulang Kembali

GANDENKU.COM | Hikmah - KISAH mobil dinas polisi yang lagi rame sebenarnya ia lagi sial kena batunya. Mungkin juga karena merasa diri hebat sehingga lupa ada yang lebih hebat yang mampu meruntuhkan kehebatan manusia.
Kenapa dibilang lagi sial ? Karena ia kena razia tilang polisi. Sebenarnya beberapa tahun lalu kawan saya pernah cerita bahwa kawan saya merasa kesal ketika melihat mobdin aparat seolah-olah penting padahal didalamnya bukan petugas, kadang ada keluarga pengusaha atau pengusaha.
Saat itu saya gak begitu percaya, tapi dengan kejadian belakangan ini baru saya semakin yakin bahwa ada pihak yang "bermain-main" dengan nopol mobdin aparat. Beberapa waktu yang lalu (sekitaran setahunan) saya sempat posting tentang mobdin dengan nopol aparat yang meliuk-liuk bunyikan sirine di jalanan tol dari Jakarta - Merak. Saat itu saya berada didepannya dan sebagai warga negara yang faham aturan, kita mencoba minggir meskipun sedikit ngedumel karena ditengah kemacetan ada yang seenaknya minta jalan.
TAPI apa yang terjadi ? Ngedumel dan rasa kesal saya semakin menjadi karena mobil yang tadi minta jalan ternyata di setopan Karang Tengah sedang berhenti dan orang-orangnya sedang kongkow di penjual donat. Ya Allah... kalau memang bukan sedang bertugas ya mbok jangan merasa diri paling penting dan sok penting gitu. Apalagi hanya sekedar mau berhenti disetopan.
Terus terang melihat kejadian itu kami sekeluarga merasa marah dengan kelakuan mereka, anak saya yang kecil saja terlihat kesalnya. Kami marah adalah hal wajar, disaat kami sebagai rakyat sipil berusaha taat aturan mereka seenaknya mempermainkan aturan.
Jika mereka adalah oknum, sebaiknya pihak instansi mampu membereskan bukan malah memberikan perlindungan. Semoga kedepan tidak lagi kita saksikan hal-hal seperti itu. Jangan sampai pengendara lain merasa dikerjain sehingga menjadikan mereka enggan untuk kasih jalan. Bagi saya kasihan buat mereka yang benar-benar sedang jalankan tugas kena dampaknya karena oknum yang tidak bertanggung jawab.

Komentar


Postingan Populer