Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Franco Fotana, Warga Italia Yang Berjuang Untuk Palestina

GANDENKU.COM | Dunia Islam - Dia adalah seorang Warga Italia asli bernama “Franco Fontana" bertempur bersama Palestina melawan tentara pendudukan selama 22 tahun.Dia menjual semua properti ayahnya di-Italia, Palermo pada tahun 1975, dan menyumbangkn ke kamp-kamp Palestina.Dia bergabung dalam setiap pertempuran bersama muslim Palestina lainnya dan dikenal karena akurasinya dalam menggunakan roket Katyusha.Dia masuk Islam dan mengubah namanya menjadi "YOUSSEF IBRAHIM" dan meninggal pada tahun 2015 di Lebanon.Meninggalkan surat wasiat dimana dia menulis, "Saya mungkin mati dan tidak melihat PEMBEBASAN PALESTINA, tetapi anak atau cucu saya pasti akan melihat kemerdekaannya"

4500 Prajurit Alami Gangguan Jiwa, Israel Resah

GANDENKU.COM | Dunia Islam - Surat kabar Maariv Israel melaporkan bahwa jumlah prajurit Israel yang menderita gangguan  jiwa dan dibebaskan dari wajib militer meningkat drastis.
“Prajurit yang dibebaskan dari wajib militer karena faktor psikologis bertambah hingga 30% atau 4.500 orang pada 2018. Sementara tahun 2017 jumlah mereka mencapai 3500 orang, ‘’ seperti dikutip Maannews, Sabtu (09/11/2019).  
Pihak IDF menjelaskan kepada Maariv, bahwa dari jumlah tersebut 44,7% dari mereka berasal sekte Yahudi koservatif Haredi, 46,6% kelompok  sekuler, sementara  8,7% sisanya telah menempuh pendidikan agama formal. IDF  sampai saat ini sulit memberikan penjelasan terkait kasus yang mengkhawatirkan militer tersebut.
“Dalam kebanyakan kasus, prajurit yang masih muda mendatangi kantor rekrutmen dengan surat yang ditandatangani oleh psikiater yang menunjukkan mereka mengalami masalah psikologis. Hal ini membuat IDF terpaksa membebaskan mereka dari tugas.
Melihat fenomena ini, IDF diprediksi akan melakukan investigasi besar-besaran serta bekerjasama dengan lembaga terkait untuk meninjau kembali kasus tersebut.

Komentar


Postingan Populer