Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Semangat BerQurban, bisa menjangkau Seluruh Pelosok Negeri

GANDENKU.COM | Ayo Qurban - JPRMI sebagai organisasi kepemudaan masjid yang memiliki jaringan lebih di 20 propinsi di Indonesia. Tahun ini bekerjasama dengan ACT melaksanakan penggalangan dan pemotongan Hewan Qurban. 
Untuk itu kami mangajak masyarakat yang akan menyalurkan Kurbannya melalui JPRMI dapat dilakukan dengan melakukan klik pendaftaran online di bawah ini : 
https://www.globalqurban.com/agen/gandenku17FWe 
Untuk informasi berkaitan dengan program Qurban bisa hubungi kami di wa.me/6287782050919

4500 Prajurit Alami Gangguan Jiwa, Israel Resah

GANDENKU.COM | Dunia Islam - Surat kabar Maariv Israel melaporkan bahwa jumlah prajurit Israel yang menderita gangguan  jiwa dan dibebaskan dari wajib militer meningkat drastis.
“Prajurit yang dibebaskan dari wajib militer karena faktor psikologis bertambah hingga 30% atau 4.500 orang pada 2018. Sementara tahun 2017 jumlah mereka mencapai 3500 orang, ‘’ seperti dikutip Maannews, Sabtu (09/11/2019).  
Pihak IDF menjelaskan kepada Maariv, bahwa dari jumlah tersebut 44,7% dari mereka berasal sekte Yahudi koservatif Haredi, 46,6% kelompok  sekuler, sementara  8,7% sisanya telah menempuh pendidikan agama formal. IDF  sampai saat ini sulit memberikan penjelasan terkait kasus yang mengkhawatirkan militer tersebut.
“Dalam kebanyakan kasus, prajurit yang masih muda mendatangi kantor rekrutmen dengan surat yang ditandatangani oleh psikiater yang menunjukkan mereka mengalami masalah psikologis. Hal ini membuat IDF terpaksa membebaskan mereka dari tugas.
Melihat fenomena ini, IDF diprediksi akan melakukan investigasi besar-besaran serta bekerjasama dengan lembaga terkait untuk meninjau kembali kasus tersebut.

Komentar


Postingan Populer