Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Semangat BerQurban, bisa menjangkau Seluruh Pelosok Negeri

GANDENKU.COM | Ayo Qurban - JPRMI sebagai organisasi kepemudaan masjid yang memiliki jaringan lebih di 20 propinsi di Indonesia. Tahun ini bekerjasama dengan ACT melaksanakan penggalangan dan pemotongan Hewan Qurban. 
Untuk itu kami mangajak masyarakat yang akan menyalurkan Kurbannya melalui JPRMI dapat dilakukan dengan melakukan klik pendaftaran online di bawah ini : 
https://www.globalqurban.com/agen/gandenku17FWe 
Untuk informasi berkaitan dengan program Qurban bisa hubungi kami di wa.me/6287782050919

Usai Keliling Bareng Anies, Menteri PUPR Minta Maaf

GANDENKU.COM | Berita Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kepala Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab berkesempatan memantau banjir yang terjadi di wilayah ibu kota pada Rabu (1/1/2020).

Usai berkeliling, keduanya menyampaikan pengamatan dari udara terkait banjir yang terjadi di berbagai kawasan Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki sempat meminta maaf kepada Anies Baswedan saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Monas, Jakarta.

"Mohon maaf pak gubernur, dalam penyusuran kali Ciliwung sepanjang 33 kilometer, yang sudah ditangani normalisasi 16 kilometer, itu aman dari luapan. Sementara yang belum dilakukan normalisasi, itu tergenang," kata Menteri Basuki di Monas, Jakarta pada Rabu (1/1/2020).

Basuki menjelaskan, belum dilakukannya normalisasi menjadi kendala karena banyaknya pemukiman masyarakat di bantaran sungai. Sementara lebar Sungai Ciliwung sudah berkurang.


"Sekarang rumah sudah tidak di bantaran, tetapi di palung sungai. Ini bukan hal yang mudah dan dibutuhkan keahlian gubernur untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat," katanya.

Meski begitu, Basuki mengapresiasi langkah Gubernur Anies yang sudah mengambil langkah untuk pembebasan lahan, dari 1,2 kilometer sepanjang 600 meter sudah dikerjakan.

"Tanpa normalisasi, akan terus terjadi musibah berulang seperti saat ini. Saya dengan Pak Gubernur untuk mendiskusikan membuat program tersebut," ujarnya.

Sumber : Suara.Com 

Komentar


Postingan Populer