Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Buruh Siap Bergerak ! Tolak Omnibus Law.

GANDENKU.COM | Indonesia Kita - Mensikapi keputusan Omnibus Law yang disetujui oleh 7 Fraksi DPR RI dan hanya dua Fraksi yang menolak yaitu Fraksi PKS dan Fraksi Demokrat. Aliansi Buruh menyatakan sikapnya melalui 7 butir sikap buruh yang menolak Omnibus Law tersebut.Aksi buruhpun akan digelar secara serempak di beberapa daerah, hal ini dilakukan karena wakil rakyat (DPR) dianggap sudah tidak mendengarkan lagi suara rakyat terutama kaum buruh yang sudah sering menyampaikan aspirasinya berkaitan dengan Omnibus Law.Berikut pernyataan sikap 7 Alasan Buruh Indonesia Menolak isi Omnibus Law RUU Cipta Kerja dan Ancaman Mogok Nasional.7 ALASAN BURUH INDONESIA MENOLAK ISI OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA DAN AKAN GELAR MOGOK NASIONALSetidaknya 32 federasi dan konfederasi di Indonesia telah memutuskan akan melaksanakan unjuk rasa serempak secara nasional yang diberi nama mogok nasional.  Belakangan, berbagai elemen serikat pekerja yang lain menyatakan dukungannya dan siap ikut serta dalam pemogokan…

Bukan Salah Mereka

GANDENKU.COM | Catatan - Lihat foto yang berdesak-desakan di Commuterline yang berseliweran di medsos dalam kondisi saat ini sedih dan bingung (semoga ada yang klarifikasi bahwa ini bukan foto saat ini 😢)

Jika ini merupakan foto real terjadi saat ini, sebenarnya mereka tidaklah begitu salah karena bagaimanapun kebutuhan untuk keluarga tidak bisa ditoleransi, terkadang ancaman dari tempat ia bekerja jika tidak masuk bisa kena PHK, padahal boss nya bisa jadi sedang menyelamatkan diri dan hanya memantau dari jauh.

MEREKA TIDAK SALAH ! mereka sedang berjuang untuk keluarga di rumah, yang salah adalah tidak adanya REGULASI dari pemerintah yang mengatur dan memberikan sanksi bagi perusahaan atau tempat mereka bekerja jika masih tetap memaksakan pgawainya masuk.

Tidak ada juga aturan yang disiapkan negara dalam menyiapkan anggaran untuk pengganti insentif pendapatan mereka jika mereka ikuti arahan pemerintah untuk berdiam diri dirumah. Semoga saja anggaran 65 Triliun (ini duit gede banget lho) bisa dialokasikan untuk memberikan dana insentif buat para pekerja harian selama masa berdiam di rumah.

Semoga juga pengeluaran dana 65 Triliun tersebut dilakukan secara transfaran terbuka untuk apa saja, berapa banyak dan harganya berapa serta siapa yang menerimanya. Jangan sampai ada cerita 65 T ini dikorupsi apalagi untuk menutupi duit yang digarong di Jiwasraya. JANGAN SAMPAI !

Semoga para wakil rakyat dapat bertugas mengawal anggaran dan mengarahkan anggaran agar tepat sasaran. Wallahualam.

Komentar


Postingan Populer