DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Delapan Keutamaan Puasa Ramadhan


GANDENKU.COM | Rindu Ramadhan - Dalam buku Sekolah Ramadhan, dari A to Z Seputar Ramadhan. Dr Aidh Al Qorny menyebutkan beberapa keutamaan Puasa Ramadhan bagi Ummat Islam, dalam buku tersebut ada sebelas tapi kami padatkan jadi delapan. Inilah kedelapan keutamaan puasa Ramadhan :

TIDAK ADA RIYA’ DALAM PUASA


"Puasa sulit dihinggapi riya”, “Tidak ada riya’ dalam berpuasa,” kata Al Baihaqi dalam kitab Syu’ubul Iman. Mengapa tidak ada riya’ ? Sebab hampir semua amal memiliki gerakan lahiriah, kecuali puasa yang hanya ditentukan oleh niat. Dan niat tidak bisa dilihat oleh orang lain. ”Puasa tidak ada riya’ di dalamnya. Dia adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan makan dan minum hanya karena aku” kata Rasulullah SAW.

Imam Al-Qurtubi mengatakan, “Bila amal yang lain bebas dimasuki riya’, puasa sesuatu yang tidak bisa dilihat kecuali Allah”. Karenanya Allah menyandarkan puasa terhadap diri-Nya, sebagaimana dalam hadits di atas: “ia meninggalkan syahwatnya karena Aku.” Pendapatnya ini senada dengan yang diungkapkan oleh Ibnu Al-Jauzi. Katanya, “Semua Ibadah tampak dalam pelaksanaanya dan sedikit yang selamat dari cacat akibat riya’, kecuali puasa”

HANYA ALLAH YANG MEMBALASNYA

“Dan akulah yang membalasnya,” kata Allah SWT dalam hadits Qudsi. Maksudnya, hanya Allah yang tahu tentang seberapa ukuran pahala yang diberikan kepada hambanya yang berpuasa. Begitu pula dengan lipat gandanya. Hal ini berbeda dengan ibadah lain, keberadaannya sudah diketahui oleh sebagian orang. Berkata Imam Al Qurthubi, “Bahwasanya beberapa amal sudah diketahui kadar pahalanya, misalnya dilipatgandakan sampai 700 kali lipat sampai batas yang dikehendaki Allah. Sedangkan puasa, Allah akan membalasnya tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya.” Sebagaimana telah diriwayatkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW, “Seluruh amal manusia dilipatgandakan, satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh sampai tujuh ratus lipat bahkan sampai dengan batas yang dikehendaki Allah. Allah berfirman: “Kecuali puasa ia adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya” (HR.Muslim)

Allah akan memberikan pahala kepada orang berpuas seperti pahala orang yang BERSABAR, perhitungan bighairi hisab sebagaimana firman Allah dalam surat Az Zumar : 10  “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”.

IBADAH YANG PALING DICINTAI ALLAH 


“Puasa adalah untuk-Ku” maksudnya, ibadah yang paling dicintai Allah adalah puasa. Kalimat itu menunjukan bahwa puasa memiliki KEISTIMEWAAN  tersendiri dibanding dengan ibadah lain. Imam An Nasa’i  meriwayatkan, “Hendaklah kamu berpuasa karena ia adalah ibadah yang tiada bandingnya,” (HR. An Nasa’i, Imam Ahmad, Ibn Syaibah dan Ibn Majah)

Ibadah puasa yang disandarkan langsung kepada Allah. “Puasa adalah untukKu”, kalimat ini menunjukan tentang kemuliaanya. Sebagaimana diungkapkan oleh Ibn Munir, penyebutan secara khusus tentang sesuatu yang umum memiliki maksud untuk memuliakannya.

IBADAH YANG MENIRU SIFAT ALLAH

MENAHAN DIRI dari makan dan minum merupakan ibadah (taqarub) yang meniru sifat Allah, karena Allah juga tidak makan dan minum. Para ahli ilmu mengatakan, seluruh ibadah sesuai dengan kondisi hamba-Nya kecuali puasa, Ia merupakan kebiasaan Allah, seakan Allah berkata “Orang yang Berpuasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan yang sesuai dengan sifat-Ku”

PAHALA PUASA TIDAK AKAN BERKURANG


Seluruh amal ibadah seseorah pahalanya akan dikurangi untuk menebus kedzholiman yang ia lakukan atas orang lain, kecuali puasa. Ibn Uyanah meriwayatkan, “Apabila kiamat terjadi Allah akan menghisab seluruh hambanya. Maka ditunaikanlah hak-hak orang yang dizhalimi dari amalnya sampai habis kecuali puasa. Dengannya Allah akan menanggung sisanya, lalu orang tersebut dimasukan surga dengan puasanya”

IBADAH YANG TIDAK TAMPAK

Ibadah puasa merupakan ibadah yang tidak tampak, maka para malaikat Hafadzah menuliskannya sebagaimana pada amal yang lain. Ia amalan yang tidak diketahui oleh orang banyak, selain dirinya dan Allah.  Berbeda dengan Salat, Zakat, dan haji yang amalannya bisa disaksikan oleh orang banyak.

PENGHAPUS DOSA 


PUASA adalah kiffarat (penghapus dosa), begitu kata Imam Bukhari dalam kitabnya. Beliau menuturkan sebuah hadits dari Hudzaifah, “Kebiasaan seseorang terhadap keluarga, harta dan tetangganya dihapus oleh salat, puasa dan shadaqah.” (HR. Bukhari)

MASUK SURGA MELALUI PINTU AR ROYAN

Allah SWT, telah menyiapkan pintu masuk surga bernama Ar Royan bagi orang yang berpuasa. Pintu tersebut tidak akan dimasuki selain orang yang berpuasa. Dikatakan, “Mana orang-orang yang berpuasa?” Maka mereka memasukinya dan apabila mereka telah memasukinya maka ditutuplah pintunya, tidak ada lagi yang masuk setelah mereka, seorangpun. Rasullah SAW, bersabda, “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan ihtisaban (hanya mengharap pahala dari Allah) maka dosa yang lalu akan di ampuni.” (HR. Bukhari-Muslim)


Sumber : Sekolah Ramadhan
Dr. Aidh Al Qorny

Komentar


Postingan Populer