Langsung ke konten utama
DAFTAR NAMA DONATUR BULAN NOPEMBER 2020 : (01/11) Ulekin : 90.850 (02/11) Sutan Matani : 500.000 (13/11). Siti N : 1.200.000 (13/11) Syahrir : 500.000 (19/11) Arkadigital : 414.741 JUMLAH :Rp. 2.705.591 DONASI PEDULI BANJIR : (04/12) Siti N : 500.000 (04/12) Arkadigital : 300.000 Jumlah : 800.000 TOTAL DONASI : 3.505.591    

Unggulan

Nikmati Sensasi Makan Sate Bandeng Dengan Sambal Honje

 

Dokter Paru Pertama di Kalimantan Selatan Gugur karena Covid-19

GANDENKU.COM | Kabar Media - Dokter paru pertama di Kalimatan Selatan, Hasan Zain, meninggal karena Covid-19.

TEMPO.CO, Jakarta - Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Malik, mengatakan bahwa anggota IDI, Hasan Zain, meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

Halik mengatakan, kondisi Hasan sudah kritis sejak beberapa hari terakhir dan sempat ditangani di ruang ICU namun tak tertolong. Awalnya, dokter ahli paru pertama di Kalimantan Selatan itu masih dirawat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin.

“Ternyata dari pemeriksaan swab yang dilakukan hasilnya positif Covid-19. Jadi bisa dikatakan beliau meninggal karena Covid-19,” kata Halik dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 April 2020.

Halik mengatakan, Hasan meninggal sekitar pukul 07.30 WITA. “Beliau adalah dokter ahli paru yang pertama sekaligus yang paling senior di Kalimantan Selatan,” katanya.

Hasan pernah menjabat sebagai direktur di RSUD Ulin Banjarmasin. Meski sudah pensiun, ia tetap aktif melayani pasien di RS Islam Banjarmasin dan RS Suaka Insan Banjarmasin. “Sampai akhir hayatnya masih tekun melayani pasien di tempat praktiknya dan aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan.”

Sumber : https://nasional.tempo.co/read/1331902/dokter-paru-pertama-di-kalimantan-selatan-gugur-karena-covid-19?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Facebook&utm_campaign=dlvrit

Komentar


Postingan Populer