Langsung ke konten utama

DONATUR SEDEKAH TITIPAN : Total Penerimaan : 1.950.000 |(17/05) 1. Hamba Allah Rp. 200.000, 2. Siti Nurohmah Rp. 1.000.000. 3. Made Malinda K (Debong) Rp. 500.000 4. Sameera 50 Kg Beras (Dalam Bentuk Dana) 5.Laelawati Rp.100.000 6.Hamba Allah Rp. 50.000 7.Hamba Allah Rp.70.000 8.Hamba Allah Rp. 30.000. 9. Hamba Allah, 10 Kg Telur. Terima Kasih Atas Donasinya, Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin. Rekening Sedekah Titipan : BCA No.Rek. 493-010-6076 a.n Tubagus Ganden Arkadi    

Unggulan

Manfaat Ubi Ungu Bagi Manusia

GANDENKU.COM | InfoSehat - UBI UNGU merupakan sejenis Ubi jalar atau dalam bahasa Inggrisnya sweet potato adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting.MANFAAT UBI UNGUSelain nikmat, beragam manfaat ubi ungu juga bisa Anda rasakan. Mulai dari menjaga berat badan hingga menurunkan tekanan darah tinggi. Ubi ungu ini banyak ditemukan di Asia dan Afrika, dan memiliki rasa manis dan aroma yang wangi.Karbohidrat tidak hanya bisa didapat dari beras atau nasi, tetapi juga berasal dari ubi. Ubi mentah kaya akan karbohidrat kompleks, serat makanan, dan vitamin termasuk vitamin B3, B6, C, dan folat, serta kalium dan magnesium. Dengan banyaknya kandungan yang ada di dalam ubi (termasuk ubi ungu), tidak mengherankan jika umbi-umbian yang satu ini kaya akan manfaat bagi tubuh.Secara biologis, ubi ungu dan kentang memang masih berada dalam satu …

Doa Khatib Disambut Hujan Deras

GANDENKU.COM
| Catatan - Jumat tadi saya berkesempatan Shalat Jumat di Salah satu Masjid sekitar Senen. Jamaah sudah memenuhi dalam masjid dan halaman masjid yang sudah di pasang tenda. Shalat di sini karena kebetulan lagi diperjalanan bareng si BEJO TOP.

Khutbah jumat temanya seputar takdir dan segala yang terjadi karena ketetapan Allah yang sudah mengaturnya. Sang khatib mencontohkan pesawat yang bisa terbang bukan semata-mata kehebatan manusia yang mampu dengan teknologinya melainkan Allah yang telah mampu mengendalikan tekanan angin yang tetap stabil sehingga pesawat tetap berada nyaman terbang.

Begitu juga halnya dengan Kapal Laut yang bisa berlayar di lautan luas, bukan semata-mata karena teknologi yang hebat yang bisa menggerakan kapal berlayar melainkan tetap karena kuasa Allah SWT yang mampu mengendalikan angin dan lautan. Semua yang terjadi di muka bumi ini semuanya tidak terlepas dari kuasa Allah. 

Dua hal ini yang saya ingat dipenghujung khutbah jumat disampaikan sang khatib, dan tiba saatnya sang khatib membacakan doa, dua doa yang jadi pamungkas dibacakan khatib membuat sebagian jamaah menangis karena doanya. Kedua doa yang dilantunkan sang khatib diantaranya berdoa semoga Ummat Islam Bersatu menghadapi rongrongan yang sedang berupaya menghilangkan Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi Ketuhanan yang Berkebudayaan.

"Ya Allah satukanlah Ummat Islam untuk melawan mereka yang berupaya menghilangkan Ketuhanan Yang Maha Esa" doanya yang diaminkan jamaah dan tidak sedikit jamaah menangis saat mengaminkan. Doa kedua yang disampaikan adalah permohonan agar wabah corona segera sirna dan dalam doanya tersebut sang Khatib mengangkat kerinduan Ramadhan yang tidak tarawih berjamaah di Masjid dan Shalat Idul Fitri di Masjid serta kerinduan saling bersilaturahim yang menjadi terbatas karena wabah corona. 

Tangis jamaah terdengar banyak yang terisak saat khatib membaca doa tersebut dan tetiba saja hujan mengguyur tanah, lokasi sekitar masjid diguyur hujan teramat deras. Hujan pun terus turun sampai kami selesaikan shalat jumat berjamaah, ada beberapa jamaah tetap shalat diluar ditengah hujan deras. Badan dan sajadahnya basah kuyup karena hujan deras. Hal ini mengingatkan saya dengan Aksi Bela Islam 212 persis saat Almarhum Ustadz Arifin Ilham berdoa hujan turun deras jamaah tidak sedikitpun beranjak.

Hujan deras yang mengguyur masjid dan sekelilingnya menambah kekhusyuan kami shalat jumat berjamaah, terlebih bacaan sang Imam menggetarkan kalbu dengan beberapa ayat pada surat Al Baqarahnya. Uniknya, usai salam kedua yang menandakan shalat jumat berjamaah selesai hujanpun berhenti dan benar-benar berhenti total sehingga jamaah bisa langsung meninggalkan masjid.

Masya Allah, sepanjang perjalanan pulang saya berfikir dan berharap semoga itu sebagai tanda bahwa doa yang disampaikan khatib dan doa-doa yang ada dalam ayat-ayat yang dibaca Imam shalat jumat segera Allah Kabulkan, sehingga wabah corona segera sirna, dan ummat Islam segera Allah berikan kekuatan untuk bersatu. Dan sayapun merinding merasakan shalat jumat hari ini di masjid tersebut. Wallahualam.

3 Hari Jelang Syawal Berakhir

Jakarta, 19 Juni 2020
TGA

#KisahSyawal
#TeruslahBerbuatKebaikan

Komentar


Postingan Populer