Langsung ke konten utama
DAFTAR NAMA DONATUR BULAN NOPEMBER 2020 : (01/11) Ulekin : 90.850 (02/11) Sutan Matani : 500.000 (13/11). Siti N : 1.200.000 (13/11) Syahrir : 500.000 (19/11) Arkadigital : 414.741 JUMLAH :Rp. 2.705.591    

Unggulan

JLEBB ! Firli Bahuri, 2002 Sudah Baca Why Nations Fail. Mustofa Nahra : Buku Itu Terbit Pertama Kali 2012

GANDENKU.COM | Khabar Tokoh - Mustofa Nahra melalui cuitannya di Twitter dengan akun @TofaTofa_id memberikan sanggahan sekaligus meluruskan tentang berita Kompas yang melansir pernyataan Firli Bahuri, Ketua KPK saat ini. Firli saat di wawancara menyatakan bahwa buku yang di baca Anies Baswedan merupakan buku lama, dan sebelum buku itu ada buku dengan judul Why Nations Fail . " Kalau kemarin saya lihat ada di media Pak Anies membaca How Democracies Die. Sebelum itu, Pak, bukunya ada Why Nations Fail, itu sudah lama saya baca, Pak, tahun 2002 sudah baca buku itu, " kata Firli sebagaimana berita kompas hari ini (24/11/2020).  Namun fatalnya apa yang disampaikan Firli Bahuri mengandung ketidak akuratan berkenaan dengan buku tersebut yang katanya sudah dibaca sejak tahun 2002. Melalui cuitannya di twitter @TofaTofa_id yang merupakan akun dari Mustofa Nahra, aktifis yang sering kali menyampaikan pendapatnya dimedia sosial justru melakukan klarifikasi.  Melalui akun twitter yang d

Surat Raja China Kepada Kaisar Persia

GANDENKU.COM | Dunia Islam - Karena kalah perang melawan kaum Muslimin, Yazdajir, Kaisar Persia saat itu (sekarang bernama negara Iran) akhirnya mengutus seorang utusan untuk meminta bantuan kepada Raja Cina.

Raja Cina bertanya kepada utusan Yazdajir, "Apa yang terjadi..? Bukankah kalian negara yang begitu besar, mengapa bisa dikalahkan oleh kaum yang kecil?
Bagaimana sebenarnya kaum itu?"

Utusan Yazdajir berkata, "Silahkan Tuan bertanya, apa yang Tuan ingin ketahui tentang kaum itu?"

Raja Cina bertanya, "Apa yang mereka katakan kepada kalian sebelum perang?"

Utusan Yazdajir menjawab, "Mereka menawarkan satu dari tiga hal. PERTAMA, kami diajak masuk Islam, dengan demikian kami sama dengan mereka. KEDUA, kalau kami tidak mau masuk Islam maka kami harus membayar jizyah (semacam pajak) dengan demikian maka kami dalam jaminan dan perlindungan mereka. KETIGA , kalau kami menolak, maka perang..!"

Raja Cina bertanya, "Apakah mereka menepati janji?"

Utusan Yazdajir menjawab, "Ya, mereka adalah kaum yang sangat menepati janji."

Raja Cina bertanya, "Apakah mereka ada ajaran tentang halal dan haram?"

Utusan Yazdajir menjawab, "Ya."

Raja Cina bertanya, "Apakah mereka suka menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal?"

Utusan Yazdajir menjawab, "Tidak. Mereka adalah kaum yang sangat memegang teguh ajaran Agama mereka."

Raja Cina berkomentar, "Selama mereka tidak menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, maka mereka takkan bisa dikalahkan."

Lalu Raja Cina bertanya tentang pakaian, kendaraan dan perkakas kaum muslimin,
dan utusan Yazdajir menjawab dengan jelas dan detail.

Akhirnya, Raja Cina menulis surat sebagai jawaban untuk Kaisar Persia Yazdajir. Isi Surat itu adalah:

"Sesungguhnya bukan aku tidak tahu bahwa sesama raja ada hak dan kewajiban untuk saling membantu, dan bukan aku tidak mau membantu.Aku bisa membantu dengan pasukan perangku yang paling depan sudah sampai di wilayah Persia dan yang belakang masih di Cina. Tapi itu tak ada gunanya. Karena, kaum yang memiliki sifat-sifat sebagaimana yang disebutkan oleh utusanmu itu jika mau meruntuhkan gunung niscaya mereka bisa meruntuhkannya. Dan jika mereka menyerang kerajaanku karena ikut membantumu, niscaya mereka melenyapkanku dan kerajaanku. Kaum ini, tak bisa dikalahkan hingga mereka berubah menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Maka saranku, berdamailah dengan mereka. Dan terima tawaran mereka."

*******

Sumber :
Kitab
1. Tarikh Ath-thabari.
2. Al-kaamil Fit-taariikh, Ibnul Atsir.
3. Al-bidayah wan-Nihayah, Ibnu Katsir.

#Copas

Komentar


Postingan Populer